Berita

←   Kembali ke daftar berita Benarkah Pola Makan Sehat Bisa Menurunkan Risiko Kanker Paru?

Benarkah Pola Makan Sehat Bisa Menurunkan Risiko Kanker Paru?

Bulan Agustus diperingati sebagai Bulan Kesadaran Kanker Paru. Selama ini banyak orang menganggap bahwa kanker paru hanya disebabkan oleh kebiasaan merokok. Padahal, penelitian terbaru menunjukkan bahwa gaya hidup, termasuk pola makan, juga berperan dalam menjaga kesehatan paru.

Sebuah penelitian besar yang diterbitkan pada tahun 2025 menggabungkan hasil dari 58 meta-analisis yang melibatkan puluhan penelitian sebelumnya. Tujuannya adalah mencari tahu faktor lingkungan dan gaya hidup apa saja yang benar-benar memengaruhi risiko kanker paru. Hasilnya menarik: selain menemukan berbagai faktor yang meningkatkan risiko, peneliti juga menemukan bahwa pola makan sehat berkaitan dengan risiko kanker paru yang lebih rendah.

Mediterranean Diet: Pola Makan yang Baik untuk Paru

Salah satu pola makan yang paling konsisten memberikan manfaat adalah Mediterranean diet. Orang yang menerapkan pola makan ini memiliki risiko kanker paru sekitar 13% lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.

Mediterranean diet bukanlah diet ketat, melainkan pola makan sehari-hari yang menekankan konsumsi:

  • Sayur dan buah setiap hari

  • Kacang-kacangan

  • Whole grain seperti oatmeal atau roti gandum

  • Ikan sebagai sumber protein

  • Minyak zaitun sebagai sumber lemak utama

  • Membatasi daging merah dan makanan olahan

Ada Juga "Prudent Diet"

Penelitian tersebut juga menemukan manfaat dari pola makan yang disebut prudent diet, yaitu pola makan sehat yang kaya akan:

  • Sayuran

  • Buah-buahan

  • Ikan

  • Whole grain

  • Kacang-kacangan

  • Produk susu rendah lemak

Orang yang mengikuti pola makan ini memiliki risiko kanker paru sekitar 20% lebih rendah dibandingkan mereka yang pola makannya kurang sehat.

Mengapa Pola Makan Bisa Berpengaruh?

Makanan tidak secara langsung "mencegah" kanker. Namun, makanan yang sehat membantu tubuh melawan berbagai proses yang dapat memicu terbentuknya sel kanker.

1. Mengurangi Peradangan

Peradangan yang berlangsung lama dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan sel kanker. Sayur, buah, ikan, dan minyak zaitun mengandung berbagai zat yang membantu menekan proses peradangan di dalam tubuh.

2. Melindungi Sel dari Kerusakan

Setiap hari paru-paru kita terpapar polusi udara, asap kendaraan, asap rokok, maupun radikal bebas. Antioksidan yang banyak terdapat pada buah dan sayuran membantu mengurangi kerusakan sel akibat paparan tersebut.

3. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Serat dari buah, sayuran, dan biji-bijian membantu menjaga kesehatan bakteri baik di usus. Kondisi ini berhubungan dengan sistem imun yang lebih baik sehingga tubuh lebih mampu mengenali dan menghancurkan sel yang mengalami perubahan menjadi kanker.

Apakah Diet Sehat Sudah Cukup?

Jawabannya belum.

Peneliti menegaskan bahwa manfaat pola makan sehat tidak dapat menggantikan pentingnya berhenti merokok. Efek perlindungan dari Mediterranean diet atau prudent diet memang nyata, tetapi jauh lebih kecil dibandingkan peningkatan risiko akibat merokok atau paparan zat karsinogen di lingkungan dan tempat kerja.

Artinya, cara terbaik untuk menurunkan risiko kanker paru adalah dengan menggabungkan beberapa langkah sekaligus:

  • Tidak merokok dan menghindari asap rokok.

  • Mengurangi paparan polusi dan bahan kimia berbahaya bila memungkinkan.

  • Mengonsumsi lebih banyak buah, sayur, ikan, dan biji-bijian utuh.

  • Membatasi makanan ultra-proses, makanan tinggi lemak jenuh, dan konsumsi daging olahan.

  • Tetap aktif secara fisik dan menjaga berat badan ideal.

Pesan Oncodoc

Tidak ada satu jenis makanan yang dapat mencegah kanker. Namun, pilihan makanan yang kita buat setiap hari dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan menurunkan risiko berbagai penyakit, termasuk kanker paru.

Di Bulan Kesadaran Kanker Paru ini, mari mulai dari langkah sederhana: isi setengah piring dengan sayur dan buah, pilih sumber protein yang lebih sehat, dan ingat bahwa berhenti merokok tetap merupakan cara paling efektif untuk mencegah kanker paru.

Referensi:
Feng M, Wang F, Bao M, Zhu L. Environmental Risk Factors, Protective Factors and Lifestyles for Lung Cancer: An Umbrella Review. Frontiers in Public Health. 2025.