Ketika mendengar istilah kanker ginjal, banyak orang menganggap penyakit ini lebih sering menyerang pria sehingga wanita tidak perlu terlalu khawatir. Memang, secara statistik kanker ginjal lebih banyak ditemukan pada laki-laki. Namun, anggapan bahwa wanita "aman" dari penyakit ini adalah mitos yang dapat berbahaya.
Faktanya, wanita juga dapat mengalami kanker ginjal, bahkan sering kali baru terdiagnosis ketika penyakit sudah berada pada stadium lanjut karena gejalanya tidak khas.
Berbagai penelitian menunjukkan bahwa pria memiliki risiko sekitar 1,5–2 kali lebih tinggi mengalami kanker ginjal dibandingkan wanita. Hal ini diduga berkaitan dengan beberapa faktor, seperti:
Meskipun demikian, meningkatnya angka obesitas, diabetes, hipertensi, dan gaya hidup kurang sehat pada wanita membuat risiko kanker ginjal pada perempuan juga ikut meningkat.
Tidak sedikit wanita yang baru mengetahui dirinya mengidap kanker ginjal setelah menjalani pemeriksaan USG atau CT scan untuk keluhan lain. Hal ini terjadi karena kanker ginjal pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala.
Bila gejala mulai muncul, keluhannya dapat berupa:
Sayangnya, gejala tersebut sering disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih, batu ginjal, atau nyeri otot sehingga pemeriksaan lebih lanjut menjadi terlambat.
Baik pria maupun wanita memiliki risiko lebih tinggi mengalami kanker ginjal apabila memiliki faktor-faktor berikut:
Semakin banyak faktor risiko yang dimiliki, semakin penting untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Kabar baiknya, kanker ginjal yang ditemukan pada stadium awal memiliki peluang kesembuhan yang tinggi. Pada banyak kasus, tindakan operasi untuk mengangkat sebagian atau seluruh ginjal yang terkena sudah cukup memberikan hasil yang sangat baik.
Untuk kanker ginjal stadium lanjut, pilihan terapi kini semakin berkembang. Selain operasi, tersedia terapi target (targeted therapy), imunoterapi, maupun kombinasi keduanya yang dapat membantu mengendalikan penyakit dan memperpanjang harapan hidup pasien.
Beberapa langkah sederhana dapat membantu mengurangi risiko kanker ginjal:
Walaupun kanker ginjal lebih sering ditemukan pada pria, wanita bukan berarti kebal terhadap penyakit ini. Mengenali faktor risiko, menjalani gaya hidup sehat, dan segera memeriksakan diri ketika muncul gejala yang mencurigakan merupakan langkah penting agar kanker dapat ditemukan lebih dini dan peluang kesembuhan menjadi lebih besar.
Ingat, deteksi dini menyelamatkan lebih banyak nyawa. Jangan menunggu gejala menjadi berat untuk memeriksakan kesehatan ginjal Anda.